Pengertian Spermatozoa

By | June 2, 2015

spermatozoaSpermatozoa adalah sel seks pria atau Gamet yang membuahi sel telur wanita atau Ovum pada organisme yang berproduksi secara seksual, termasuk juga dengan hewan dan beberapa tanaman. Tidak seperti kebanyakan sel-sel yang membentuk organisme multiseluler, Spermatozoa terdiri dari kepala dan setidaknya satu Flagela atau kor, yang memungkinkan mereka untuk bergerak secara independen. Kepala mengandung sedikit Sitoplasma dibandingkan dengan sel lain dan membawa Kromosom sangat padat dalam inti. Seperti semua sel-sel kelamin, sel sperma haloid, hanya mengandung setengah Kromosom khas spesies.

Pada mamalia, Spermatogenesis dimulai pada Vesikel Seminiferus dari testis laki-laki. Dalam keberadaan konsentrasi inggi Testosteron, yang mulai terjadi pada masa remaja, Spermatosit primer dewasa dan membagi menjadi Spermatosit sekunder. Sel-sel yang dihasilkan dibagi menjadi 2 sel sperma belum matang yang disebut Spermatid, masing-masing akan menjadi Spermatozoon yang matang.

Cairan mani atau semen menyediakan lingkungan hangat dan lembab yang sel sperma butuhkan untuk kelangsungan hidup dan media tempat mereka dapat bergerak dengan mudah. Hal ini juga melindungi sel-sel dan membantu untuk mengontrol kecepatan saat mereka beergerak. Energi yang dibutuhkan untuk gerakan seperti cambuk atau Flagellar dengan ekor yag mendorong setiap sel sperma melalui cairan mani disediakan oleh struktur selular kecil yang disebut Mitokondria yang mengelilingi bagian atas ekor.

Untuk Fertilisasi dan eproduksi terjadi, Spermatozoa harus ditransfer dari jantan ke betina melalui Vagina atau Kloaka dimana Glikoprotein pada permukaan sel menjaga Spermatozoa oleh penyerangan sistem kekebalan tubuh betina. Perjalanan sperma melalui saluran reproduksi wanita, dimana salah stunya menembus lapisan pelindung terluar Ovum. Spesies-Reseptor spesifik pada permukaan dari kedua sel telur dan Spermatozoa memastikan bahwa sel sperma dari satu spesies umumnya mampu membuahi Ovum hanya dari spesies yang sama.

Dalam sebuah membran sel yang membungkus kepala sperma, dan menutupi banyak daerah bawah sperma, adalah lapisan dalam yang disebut dengan Akrosom, yang berperean penting di dalam terjadinya sebuah pembuahan. Penetrasi Ovum terjadi ketika Akrosom yang menonjol keluar Spermatozoon menembus melalui membran sel, bereaksi dengan seiring melemahnya lapisan luar dari sel telur. Ketika reaksi Akrosom ini berlangsung, kepala Spermatozoa menyatu dengan membran sel Ovum dan melepaskan isinya ke dalam sel telur. Onti sperma dan Ovum pun akan bersatu, sehingga Zigot dimana organisme baru dari spesies yang sama akan langsung berkembang menjadi sebuah benih yang nantinya akan menjadi seorang anak.

Baca Juga: http://spermakosong.com/spermatogenesis-tahapan-tahapan-sperma-mentah-ke-matang/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *