Pengertian Oligospermia

By | June 9, 2015

Pengertian Oligospermia

Gejala sperma kosong – Oligospermia merupakan penyakit sperma dimana pria memiliki jumlah sperma yang lebih rendah sehingga tingkat kesuburannya pun akan lebih rendah dibandingkan dengan pria normal lainnya. WHO menetapkan bahwa pria yang normal spermanya tidak boleh berkurang dari 20 Juta sel sperma. Jika sperma kurang dari 20 Juta maka bisa dikatakan sebagai Oligospermia. Kondisi ini akan berpengaruh kepada kesuburan seorang pria. Dalam semua kasus kemandulan di dunia, 11-15% kemandulan pria disebabkan oleh Oligospermia. Maka dari itu harus dilakukan pengobatan Oligospermia secara alami.

Pembagian Oligospermia

  • Oligospermia ringan, jumlah sperma yang akan dihasilkan lebih dari 10 juta dan kurang dari 20 juta sel sperma.
  • Oligospermia medium, jumlah sperma yang akan dihasilkan lebih dari 5 juta dan kurang dari 10 juta sel sperma.
  • Oligospermia berat, jumlah sperma yang akan dihasilkan adalah kurang dari 5 juta sel sperma.

Penyebab Oligospermia sangat beragam yang diantaranya adalah :

  1. Varikokel (pelebaran pembuluh vena pada Skrotum). Varikokel menyebabkan suhu di testis menjadi meningkat dan zat Vasoaktif akan bertambah sehingga dapat mempengaruhi Spermatogenesis.
  2. Kelainan Endokrin (Kelenjar yang mengatur fungsi tubuh melalui Hormone yang dikeluarkan dalam aliran Darah).
  3. Infeksi pada saluran Kemih. Infeksi ini bisa mempengaruhi air mani.
  4. Kriptorkismus (Testis tidak turun). Ini salah satu faktor yang paling penting yang bisa mempengaruhi kualitas pada Sperma, sekitar 60% pasien dengan Kriptorkismus Unilateral akan mengalami Infertilitas jika kepadatan Sperma menjadi rendah.
  5. Autoimunitas. Studi Imunologi reproduksi telah menemukan bahwa pria yang mengalami Autoimunitas dapat mempengaruhi kesuburan,
  6. Antibodi Antisperma, dan dapat mempengaruhi produksi Sperma.

Gejala Oligospermia Yang Ditimbulkan

  • Menurunnya suhu pada Skrotum.
  • Sress dan juga gelisah tidak menentu.
  • Menurunnya gairah seksual.
  • Gejala-gejala tersebut bisa timbul karena faktor yang lain, karena Oligospermia akan sangat jelas sekali terlihat bila penderita sudah melakukan pemeriksaan uji sperma di Laboratorium.

Ada beberapa dampak yang akan dihasilkan oleh Oligospermia ini, dan dampak-dampak tersebut bisa membahayakan bagi penderitanya, yang diantaranya adalah :

  1. Terjadinya gangguan sepertii Limpa dan perut yang lemah, kondisi Darah serta esensi yang tidak cukup.
  2. GangguanTestis yang gagal dalam memproduksi sperma.
  3. Membahayakan kesehatan mental pria/penderitanya.
  4. Oligospermia bisa mengakibatkan obstruksi pada saluran Sperma. Biasanya ini karena peradangan, luka, kelainan pada Epididimis, saluran.
  5. Sperma dan penyumbatan saluran ejakulasi
  6. Membahayakan kesuburan pria.
  7. Mempengaruhi kehidupan rumah tangga karena pria dengan Oligospermia berpotensi menjadi Infertilits atau mandul.

Sama dengan keluhan seksual lainnya juga, Oligospermia jiga bisa diobati dan disembuhkan asalkan saja harus mengetahui dengan pasti terlebih dahulu penyebabnya. Fakta Sperma merupakan dasa bagi setiap pasangan untuk memiliki keturunan. Oleh sebab itulah sudah sewajarnya para kaum pria berusaha keras untuk dapat menghasilkan Sperma yang berkualitas bagus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *