Akibat Dan Pemeriksaan Bagi Penderita Sperma Kosong

By | June 6, 2015

images (1)Azoospermia (Sperma Kosong) adalah istilah yang digunakan ketika seorang pria tidak bisa mengeluarkan Sperma sama sekali pada saat terjadinya ejakulasi dan hanya ada cairan yang kosong dari sel sperma. Ini adalah penyebab utama seorang lelaki mengalami kemandulan, sperma kosong yang dimana kondisi seorang lelaki tidak dapat menghamili pasangan atau istrinya.

Sistem reproduksi laki-laki terdiri dari Testicles atau Testis, Prostat, Penis, Skrotum, Vas Deferens, Epididimis, dan Duktus Seminalis. Biasanya Testis yang berada di dalam Skrotum akan menghasilkan Sperma, yang kemudian akan mengalir melalui Epididimis, Vas Deferens, dan saluran Mani. Sperma akan bercampur dengan cairan di dalam saluran Mani untuk membentuk air mani, yang meninggalkan tubuh melalui penis.

Ada beberapa pen yebab yang bisa menyebabkan berkurangnya produksi Sperma pada diri seorang laki-laki, diantaranya adalah :

Ada Gangguan Di Hormon

Testis sangat memerlukan Hormon Hipofisis untuk merangsang bila ingin membuat Sperma, jika Hormon tersebut tidak ada atau sangat kurang maka Testis tidak akan memproduksi Sperma secara maksimal. Gangguan Hormon bisa disebabkan oleh obat-obatan tertentu, seperti Androgen (Steroid), Antibiotik, dan Obat-Obatan untuk mengobati peradangan atau Kanker. Misalkan saja rokok, alkohol, dan narkotika juga dapat menyebabkan Hormon menjadi terganggu.

Kegagalan Pada Testis

Kegagalan ini merujuk kepada ketidakmampuan Testis (Epital Seminiferus) untuk memproduksi Sperma, untuk membuat julah Sperma matang yang mencukupi. Kegagalan dapat terjadi di setiap tahap reproduksi, ada beberapa yang bisa dijadikan sebuah alasan penyebab Testis ini gagal seperti Testis tidak memiliki sel yang bisa membelah menjadi Sperma atau yang disebut dengan “Sertoli Cell-Only Syndrome”. Sperma tidak bisa menyelesaikan tahap perkembangannya (Maturation Arrest) dan juga bisa disebabkan oleh adanya kelainan pada Genetik.

Varicocele

Atau Varises ini ada di buah zakar yang adalah terbukanya pembuluh Darah di dalam Skrotum, Varicocele sama halnya dengan Varises yang biasa terjadi di bagian kaki. Pembuluh Darah Vena yang membesar dan terbuka disebabkan karena Darah tidak mengalir dengan baik. Pelebaran pembuluh Darah akan menyebabkan banyak Darah yang mengalir ke Skrotum, yang akan berakibat Negatif pada pemproduksian Sperma.

Pemeriksaan perlu dilakukan untuk mengambil tindakan yang benar agar bisa mengobati masalah Azoospermia ini. Pengoabatan yang bisa diambil diantaranya adalah :

1.Pemeriksaan Fisik
Tes yang paling sederhana adalah pemeriksaan fisik. Sebagian besar testis terdiri dari unsur-unsur produksi sperma yaitu epitel seminiferus, ketika ukuran testis sangat berkurang, ini merupakan indikasi bahwa epitel seminiferus terpengaruh.

2.Pemeriksaan Hormon

Follicle stimulating hormone (FSH) adalah hormon yang dihasilkan oleh hipofisis, yang bertanggung jawab merangsang testis untuk membuat sperma. Ketika kapasitas produksi sperma dari testis berkurang, hipofisis membuat lebih banyak FSH dalam usaha untuk membuat testis melakukan tugasnya.
Oleh karena itu, jika FSH seorang pria sangat tinggi, maka ada indikasi bahwa testis tidak memproduksi sperma secara optimal.

3.USG Transrectal

Untuk meghilangkan penyumbatan pada saluran ejakulasi, sering dilakukan USG pada saluran ejakulasi dan vesikula seminalis. Dalam tes ini, USG ditempatkan di rektum dari saluran yang terletak di dekat dinding rektum. Selain itu juga pada saluran ejakulasi melewati prostat, sebuah kelenjar yang dapat dirasakan melalui dinding dubur laki-laki.

4.Tes Urin

Ada kemungkinan ejakulasi terjadi ke arah yang berlawanan. Sperma didorong ke kandung kemih dan kemudian dikeluarkan ketika orang buang air kecil setelah ejakulasi. Untuk pengujian ini, pasien harus mengosongkan kandung kemih, dan kemudian ejakulasi ke dalam wadah. Pasien kemudian diminta buang air kecil lagi ke wadah spesimen yang berbeda. Jika ada sperma dalam air seni, berarti ia mengalami ejakulasi mundur. Kadang-kadang hal ini dapat diperbaiki dengan obat minum.

5.Biopsi Testis

Tes dilakukan dengan mengambil sampel testis dengan jarum suntik atau melalui sayatan kecil dalam skrotum. Ini akan membantu menentukan kemampuan testis untuk memproduksi sperma normal.

Beberapa hal diatas aharus segera dilakukan sebelum menjadi lebih buruk lagi, karen akibat yang menderita sperma kosong bisa saja lebih dari pada kemandulan, semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam mengenali Sperma dan kemandulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *